Tawarkan Hasil Curian di FB, Dua Pencuri Mesin Cuci Ditangkap Polsek Way Pengubuan

- 14 April 2024, 18:39 WIB
Dua pencuri mesin cuci yang ditangkap jajaran Polsek Way Pengubuan.
Dua pencuri mesin cuci yang ditangkap jajaran Polsek Way Pengubuan. /Humas Polda/

LAMPUNG INSIDER - Pelaku pencurian mesin cuci menawarkan hasil curiannya melalui media sosial Facebook. Jajaran Polsek Way Pengubuan yang mengamati media sosial akhirnya berhasil menangkap keduanya setelah berpura-pura ingin membeli barang yang ditawarkan secara COD tersebut.

Kedua pelaku inisial AG (25) dan RN (22) -keduanya warga Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah- menggondol 1 unit mesin cuci di rumah korban Wiguna (42), warga Kampung Gunungagung, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, pada Jumat dini hari, 12 April 2024, sekitar pukul 02.00.

"Kedua pelaku langsung ditangkap setelah memposting mesin cuci curiannya di media sosial Facebook," kata Kapolslek Way Pengubuan Iptu Andi Meiriza Putra mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit saat dikonfirmasi, Minggu, 14 April 2024.

Kapolsek menjelaskan usia peristiwa pencurian itu, Wiguna terbangun karena teriakan istrinya yang melihat mesin cucinya hilang. Wiguna pun beranjak ke belakang rumah untuk memastikan.

Korban pun yakin mesin cucinya dicuri saat menemukan selang pembuangan air mesin cuci yang tertinggal. "Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp2,5 juta dan segera melapor ke Polsek Way Pengubuan," katanya.

Andi melanjutkan, penangkapan kedua pelaku bermula ketika pihaknya melakukan patroli cyber dan mendapat informasi bahwa ada yang menjual mesin cuci milik korban di Facebook. Kemudian, setelah dipastikan yang dijual itu adalah mesin cuci milik korban, polisi mencari informasi tentang penjualnya.

Petugas kemudian mengajak pelaku bertemu dan akan membayar setelah menerima mesin cuci tersebut. "Setelah COD, polisi pun berhasil menggulung kedua pelaku berikut mengamankan barang bukti berupa 1 unit mesin cuci milik korban," imbuhnya.

Andi mengatakan kedua pelaku mengaku telah mencuri dan memposting barang curiannya di media sosial. Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dijerat kasus pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana, ancaman hukuman 7 tahun penjara.***

Editor: Iskak Susanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah