Simpang Jalan Nyonya Lee antara Kiyai Umar dan Ridho Chalim

- 17 April 2024, 14:18 WIB
Tengah berbaju hitam Nyonya Lee
Tengah berbaju hitam Nyonya Lee /

Oleh Muhammad Alfariezie

Agak unik ketika membicarakan pilkada provinsi Lampung karena selalu ada cerita menarik yang menjadi perbincangan publik.

Ibu Lee atau kerap disebut Nyonya Lee santer ditelisik keberadaannya dalam kemenangan para pemimpin di Provinsi Lampung mulai ketika kasus jalan rusak di Lampung Tengah viral lantaran ulah mahasiswa Indonesia yang berguru di Australia. Yap siapa lagi kalau bukan Bima.

Denger-denger, Nyonya Lee merupakan saudari dari Gunawan Yusuf, pemilik lahan HGU perkebunan tebu dan pabrik gula yang luasnya mencapai 75.667 hektare hingga nyaris seluas negara Singapura.

Tak hanya pabrik gula, tapi juga ada produksi etanol dan empat anak perusahan yakni PT Sweet Indolampung (SIL), PT GUla Putih Mataram (GPM), PT Indolampung Perkasa (ILP) dan PT Indolampung Distillery (ILD).

Mengapa nama Nyola Lee mencuat ketika Bima berseteru dengan pemerintah Provinsi Lampung pada kira-kira bulan April 2023?

Berbagai tokoh budaya hingga politik mengatakan dalam off the record mereka bahwa Nyonya Lee orang nomor satu penyokong dana pencalonan Arinal Djunaidi dan Nunik, bahkan orang yang juga mendukung Chusnunia Chalim merebut kursi Bupati Lampung Timur periode 2016-2019.

Nyonya Lee juga pengusaha nomor satu yang dikatakan menjadikan Ridho Ficardo sebagai Gubernur Lampung periode sebelum Arinal Djunaidi sekaligus orang yang telah menjadikan Ridho sebagai kepala daerah termuda se-Indonesia kala itu.

Akan tetapi kemudian Lee memberi dukungan dana kepada Arinal karena berselisih paham dengan Ridho Ficardo maupun keluarganya, yakni ayah kandung sang Gubernur Termuda.

Halaman:

Editor: Muhammad Alfariezie


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah